Skip to main content

Menghadapi Krisis (bagian II): Mengukur Ketahanan Indonesia


Penampakan Krisis Semakin Jelas

Beberapa minggu lalu EOWI mengangkat
topik Menghadapi Krisis liquiditas, moneter yang potensial
pemicunya adalah kenaikan suku bunga effektif the Fed (dan juga bank-bank
sentral dunia) serta pengetatan moneter yang dilakukan mereka. Dampak yang
paling jelas adalah adanya proses flattening
yield curve yang pada artikel lalu diperkirakan pada akhir tahun 2018

Popular posts from this blog

Happy 1st Birthday Jeeva 💕

Perayaan kecil2an ulang tahun Jeeva, di Villa Kami Di Aspa Villa, Oia Selamat Ulang Tahun yang 1 Jeeva Maysha Alidya Ga sengaja bisa ngerayain ulang tahun Jeeva di Santorini, tapi buat bunda dimanapun ulang tahun Jeeva, yang penting Jeeva sehat dan bahagia, semoga Jeeva tumbuh dan berkembang dengan sehat dan cerdas ya nak, jadi anak yang taat kepada Allah SWT,  mandiri dan berguna untuk orang lain, jadi anak yang bahagia, yang punya hati dan kepribadian yang baik..jadi anak yang membanggakan seperti arti namamu Jeeva Maysha : Jiwa yang membanggakan..amiin yaa robbal alamin Jeeva lahir di Jakarta, RSIA Bunda Menteng, tanggal 1 Mei 2017 jam 6.20 Pagi. alhamdullillah aku dikaruniakan anak perempuan yang manis, yang mudah senyum sama orang lain..dan jeeva juga tipe bayi yang ga rewel. Di usianya yang masuk 1 tahun ini, Jeeva sudah bisa jalan..i'm very proud of you , buat bunda Alesha & Jeeva punya kepinterannya sendiri,  i will not compare between Jeeva & Alesha, karena me...

DUNIA DI TAHUN 2016 (Bagian III)

EOWI mengatakan sesuatu apa adanya dan seobjektif mungkin. Untuk ucapan tahun baru 2016, EOWI memilih kalimat ucapan yang jujur, tidak munafik dan mengena: “Semoga Anda Berbahagia di Tahun 2016 yang Kurang Makmur”. Ini adalah sejalan dengan pandangan EOWI dan

Market Crash dan Krisis Global: Tahun 2018 atau 2019?

Tanggal 5 February 2018 tiba-tiba index Dow jatuh melebihi 1000 point, dari 25,521 pada penutupan hari sebelumnya ke 24,346, Dan dalam dua (2) minggu antara 26 Januari 2018 sampai tanggal 5 Februari 2018 bursa US jatuh dari 26,617 ke 24,346 atau hampri 9%. Tidak hanya bursa saham, tetapi juga pasar bond, komoditi dan crypto currencies ikut jatuh. Kemudian rupiah/USD lari dari Rp 13,200 per USD